Minggu, 22 Mei 2016

Kisah sedih di hari senin

Andai semua orang tau, menjadi aku itu tidak lah semudah apa yang di bayangkan. kadang hidup ini manis, kadang pahit. iya, saat ini yang sekarang sedang saya alami benar-benar lagi sedih. ingin sekali ku berteriak sekencang munkin, sehingga bisa membuat unek unek ini keluar. hingga saya bisa bernafas dengan lega.

Hidup itu tidaklah mudah. pengen buka usaha, tapi kekurangan modal. mencari kerja kesana kemari belum juga dapat panggilan. menikah belum ada lelaki yang cocok. hmmmm...ya Allah andai dunia bisa ku genggam, mungkin saat ini saya tidak akan merasakan rasa sedih yang mendalam.

Membuka usaha saat usia dini dan belum mendapat pendamping tidak lah enak. iya, ketika kita direndung masalah seperti kekurangan modal, mau bayar kosan gak ada uang, orderan banyak tapi uang nya gak ada, sampai saat hati ini ditekan sama orang tua untuk tetap mencari pekerjaan yang baru,tetapi sampai saat ini pun belum ada panggilan dari perusahaan lain. disamping itu pendapatan perbulan belum cukup untuk ditabung sementara diri ini di wajibkan untuk nabung tiap bulan nya untuk persiapan menikah nanti. ketika sedang berada dalam masa itu, saya hanya sendiri, coba renungkan gak ada orang yang mensupport kita, gak ada orang yang bikin kita semangat, gak ada orang yang mau membantu kita dalam sisi finasial, yang ada ketika kita curhat ke teman - teman . banyak teman yang mentertawakan keadaan kita saat ini. iya ,, karena mereka senang saat kita ada di bawah. karena mereka ingin mereka lah harus ada diatas. padahal roda kehidupan itu berputar. ada kala nya kita di bawah dan ada kalanya kita diatas.

Kelak suatu saat saya ingin tak ada orang yang bilang "sombonglah sekarang mah,mentang-mentang udah sukses". karena ingat, ketika kita ada di bawah dan meminta batuan, kalian ada dimana? membantukah atau mentertawakan?

Karena saya juga tau, sama siapa saya harus berbalas budi. karena saya bukan tipe orang yang kacang lupa kulit nya.

Dia baik sama saya, saya akan 1000x lebih baik sama dia. begitupun sebaliknya.


*Endah Pamanukan*


Tidak ada komentar:

Posting Komentar