Selasa, 24 Mei 2016

Perjalanan Hidup 1

Berawal dari setelah lulus kuliah, April 2013 silam.

Lulus kuliah saya langsung mencari pekerjaan, melamar kesana kemari dengan ditemani terik nya sinar matahari. saya masukin ke berbagai perusahaan BUMN di Indonesia, tapi hanya bisa menikmati wawancara, psikotes. setelah itu saya tidak lolos. kemudian saya melamar ke Distributor Yakult di cikampek. alhamdulillah setelah saya mengikuti wawncara, dan psikotes saya di panggil lagi untuk tandatangan kontrak. namun apalah daya setelah saya magang selama 1 minggu saya harus di mutasi ke Batam. hasilnya orang tua saya tidak mengijinkan untuk pergi ke Batam. saat itu saya kecewa. karena saat saya impian saya untuk merantau hampir di depan mata, tapi ternyata pa boleh buat impian itu pupus sudah. akhirnya saya keluar dari yakult.

Setelah Yakult Perusahaan Bank Mandiri akhirnya memanggil saya untuk bergabung di perusahaan nya. menjadi seorang marketing memamg hobi saya tapi kalo untuk mencari nasabah buat pinjem uang, membuka tabungan baru apalagi di tempatkan di patrol Indramayu, oohh sungguh tidak aku inginkan. setelah beberapa hari saya bekerja disana saya langsung mengundurkan diri karena pekerjaan nya kurang cocok di hati saya. saya ingin saya bekerja nyaman, dan cocok dengan besic saya.

Dipenghujung tahun di 2013 saya hijrah ke tanggerang, untuk mencari pekerjaan dikota sana sambil liburan akhir tahun. tiap hari saya masukin lamaran ke semua perusahaan di BSD City. lelah, capek semua menghampiriku. tapi ,,, tak satu pun ada perusahaan yang memanggil ku.

Saya memutuskan untuk menghubungi teman - teman saya yang punya banyak relasi di perusahaan. sebut saja Mr.A, beliau adalah teman sekaligus anak dari kepala sekolah saya waktu SMA. saya mencoba bilang pada beliau agar berkenan untuk mencarikan saya pekerjaan. setelah beberapa lama, tepatnya awal januari 2014 saya di minta untuk membantunya usaha di bidang sepatu di Bandung. dan alhasil saya pun di ijinkan oleh orang tua saya untuk bekerja bareng bersama beliau.

Tepat tanggal 15 Januari 2014 saya hijrah ke Bandung untuk bekerja bareng Mr.A. ternyata beliau baru merintis usaha dari nol. sungguh sangat ironis, dulu sewaktu saya kuliah saya ingin kerja dengan mendapatkan gaji yang melebihi UMR Cikarang.dan bekerja di salah satu perusahaan ternama, tapi ternyata mungkin sudah menjadi dari sebuah perjalanan saya untuk ikut membangun perusahaan dengan Mr.A dari nol.

Buka usaha di bidang sepatu tidaklah mudah, awal nya saya cuman ingin bekerja disana sambil mencari pekerjaan di perusahaan lain. tapi trnyata setelah saya melihat kondisi peusahaan Rajamode sepeti itu, saya merasa Mr,A sangat membutuhkan saya. akhirnya saya keinginan saya untuk mencari pekerjaaan lain saya tunda dulu, demi membantu Mr A.

pekerjaan saya simple cuman duduk manis di depan komputer sambil ucang ucang anggge mencari konsumen sepatu di internet, medsos (Facebook, Web, BBM,dll) tidak mudah menjadi seorang admin online. harus posting gambar setiap harinya di berbagai medsos, harus pelayanan konsumen,belanja barang sama ngirim barang. pada waktu itu maklum baru buka usaha, konsumen sehari satu saja gak ada, susah untuk mencari konsumen satu orang. promosi kesana kemari tapi hasil nya nol. bahkan 1 minggu kadang bisa ngirim barang 5 barang. belum ada karyawan produksi 6 orang. pembayaran gaji harian, tapi pendapatan sangat lah kurang tidak sebanding dengan pengeluaran. alhasil ada beberapa karyawan yang mengundurkan diri, karena faktor gaji yang kurang mencukupi. karyawan sisa, Mang Salim, Mang Asep, Oweng, Dani dan Mang Yayat.

Tepat tanggal 19 Januari 2014, 3 hari setelah saya di Bandung, keluarga besar saya dikampung mendapat musibah yang belum pernah dialami sepajang hidupnya. iya Banjir besar yang melanda Pamanukan hingga merendamkan banyak rumah - rumah warga di daerah pamanukan termasuk rumah orang tua saya dan keluarga besar saya. ujuan hidup terus mengalir menhampiri saya sepajanjang tahun 2014.

Bersambung,,,,

*Endah Pamanukan*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar